June 14, 2006
FONDASI KETIGA KESEHATAN: TIDAK MEROKOK & BATASI ALKOHOL
Fondasi Ketiga Kesehatan: Tidak merokok dan batasi Alkohol. Bahwa merokok itu buruk sekali tidak usah saya utarakan lagi di sini. Bila kalian bisa stop merokok, itu yang terbaik. Bila sulit meninggalkan kebiasaan ini, yang terbaik adalah batasi tidak lebih dari 5 batang rokok perhari. Saya mempunyai research student (Kandidat S3) yang melakukan research terhadap bahaya rokok, ia menemukan satu Hukum/Formula: bahwasanya setiap penambahan jumlah batang rokok 1 (satu) kali lipat, maka bahaya yang ditimbulkan akan bertambah 4 (empat) kali lipat. Jadi bila sulit meninggalkan rokok, jangan isap lebih dari 5 batang, maka bahaya yang ditimbulkan masih terbatas. (more…)
FONDASI PERTAMA KESEHATAN – MAKAN YANG PANTAS
Bagi penyakit-penyakit yang telah kita bahas di atas, pengaruh daripada Penyebab Internal terhadap timbulnya penyakit-penyakit kronis tersebut di atas bukanlah bersifat menentukan, ia hanya mendukuki porsi 20%, sedang 80% lainnya dipengaruhi atau ditimbulkan oleh Penyebab Eksternal. Maka dari itu, penyakit-penyakit kronis tersebut dapat dikendalikan oleh Faktor Eksternal melalui Gaya Hidup Ilmiah dan Sehat untuk mengurangi sakit. Kunci Hidup Sehat berada pada Tangan Kita Sendiri!
Faktor Eksternal dapat disimpulkan dalam 4 (empat) kalimat, yakni: (more…)
June 13, 2006
=============================
Oleh : Prof. Hung Zhao Guang
Pengalih Bahasa & penyadur :
Suryono Limputra
Perkumpulan Pancaran Hidup
Jakarta
Untuk kalangan Alumni PAHOA/
JPP/SMA 19, tidak bertujuan komersil;
boleh diperbanyak tanpa seizing Penyadur.
==============================
Ni artikel terdiri dari 3 bagian
Dijamin ada ilmu yang sangat menarik
artikel aslinya klik disini
Selamat Baca….
==============================
PENGANTAR
Dari pengamatan kita semua, perkembangan Sains dan Teknologi yang terjadi sejak Abad ke-20 dan berlanjut terus hingga kini, bukan saja telah memperkaya kehidupan materi dan jasmaniah umat manusia, tapi juga telah merubah gaya hidup manusia, berbareng dengan itu, perubahan dahsyat Tatanan Sosio Politik dan Sosio Ekonomi, serta krisis multi dimensional yang melanda Negara kita sejak 1997 telah membuat persaingan dan perjuangan hidup bertambah berat, gelombang pasang surut kehidupan semakin dahsyat yang seringkali membuat (more…)
Kerjaannnn……terus mengalir……makin deras…..makin ga bisa dihindarin
Tu lah konsekuensi jadi “kuli”…..:D
Ngomong2 soal “kuli” ….. klo dipikir banyak banget yang berprofesi senasip aku
Bayangin….(ni pikiranku ajah lo..) klo ada pertanyaan, banyak mana orang2 yang udah kerja di Indonesia yang kerjaannya menjadi Pegawai atau Wirausaha ?……. Pegawai disini termasuk para Bos2 perusahaan2 gede lo….
kan mereka walaupun punya titel Direksi, Direktur, Direktris, Direkam ato Direbus (hehehe..) masih pada punya atasan ato orang2 yang lebih ditakuti….yup bener banget….Pemegang Saham.
Tentu pada sepakat semua dong, yang paling banyak pegawai, ato yang ku sebut diatas tadi “Kuli”.
B.t.w. emang si ni pekerjaan yang paling aman, paling bisa diandelin dan terutama, bagi para co2 yang dah kena sindrom berbahaya (”Sindrom pra nikah”) hehehe…..ni bisa buat camer luluh hatinya “Wah anakku mendapat calon yang tepat, dah mapan, dah siap, dah….bla…bla…”
Tapi ni berita aktual, di simak yah
-Jumlah kredit di indonesia masih didominasi kredit konsumsi
Tu se cuplik info yang kubaca di jawa pos….(lupa tanggalnya)…menurut sumber di pemerintahan.
Artinya apa, orang2 Indonesia tuh pada konsumtif semua. Yang ada dipikirannya hanya memenuhi kebutuhan hidupnya saat ini, kebutuhan yang nampak, kebutuhan yang sebenarnya bisa ditunda.
Orang milih kerja di PNS biar apa ? dapet pensiun…so masa tua tenang ga perlu mikirin apa2 lagi.
Walah2 ga nongol lama ngomongnya ngalor ngidul
Udahan dulu lah
Pokoknya Jalani semuanya sebaik baiknya, jangan pernah menyesal keputusan yang pernah kita ambil, keep positif thinking, dan tentunya banyak berdoa dan beramal, insyaallah Hidup Pasti Indah