June 23, 2005

Folic Acid (2)

Filed under: IpTek

Folic Acid Cegah Hipertensi

detikcom - Jakarta, Suplemen folic acid yang dipergunakan sebagai kontrasepsi, diperkirakan dapat mencegah hipertensi pada perempuan. Folic acid memberi dampak relaksasi pada seluruh saluran darah, demikian periset menyimpulkan.

Folic acid terbentuk secara alamiah dari substan jus jeruk dan zat hijau daun sayur mayur. Namun, hanya suplemen folic acid yang berkadar tinggi yang memberi efek relaksasi pada tekanan darah.

“Riset ini baru pertama kali dilakukan. Antara folate dan pencegahan tekanan darah tinggi memperlihatkan saling mempengaruhi,” kata John Forman, ahli kimia dan periset di RS Brigham and Women’s di Boston yang mengawali riset ini. “Namun, sembari menemukan perkembangan hasil riset, kami belum akan merekomendasikan sampai riset lanjutan dilakukan,” John Forman menambahkan.

Riset ini diterbitkan pada minggu ini di Journal of the American Medical Association berdasarkan data dari ribuan para medis yang mempunyai catatan kesehatan yang baik pada setahun terakhir.

Riset menemukan di antara 93.803 perempuan berusia 27-40 yang mengkomsumsi paling tidak 1.000 mikrogram folat per hari, pada makanan dan suplemen, mempunyai 46% risiko hipertensi dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 200 mikrogram per hari. Pada kelompok kedua yang diteliti, 62.260 perempuan berusia 43-70 yang mempunyai tingkat total folate mempunyai 18% pencegahan pada risiko hipertensi.

Sebelumnya, tidak ada riset tekanan darah tinggi yang dapat dipergunakan sebagai pembanding. Juga belum diketahui apakah suplemen ini dapat mencegah hipertensi pada lelaki.

Riset menemukan, responden perempuan yang tidak menggunakan suplemen folic acid, mendapat substan ini dari makanan yang dikonsumsi. Tingkat risiko mendapat tekanan darah tinggi pada kategori ini gagal ditemukan.

Suplemen Folic acid yang mengandung kurang dari 400 mikrogram per hari direkomendasikan untuk perempuan sebelum dan selama kehamilan untuk mencegah kerusakan syaraf yang mempengaruhi perkembangan janin seperti pembentukan otak dan tulang belakang yang menyebabkan kematian janin.

John Forman menyatakan substan mungkin membantu perempuan mengurangi risiko perkembangan tekanan darah tinggi karena saluran darah mengalami relaksasi dan menekan darah sampai pada tekanan terendah.

“Prospek folate memang potensial melindungi dan mencegah tekanan darah tinggi ditambah dengan pemberian vitamin yang keduanya siap dipakai dan aman melindungi,” tambah John Forman. “Langkah berikutnya riset ini adalah kontrol secara random dengan mencoba membandingkan perempuan yang mengkonsumsi folate dengan yang tidak”, katanya.(msh)

Folid Acid (1)

Filed under: IpTek

Folic Acid Meremajakan Fungsi Otak
Reporter: Moehammad Samoedera Harapan

detikcom - Jakarta, Riset teranyar membuktikan mengkonsumsi dalam jumlah besar folic acid membantu melindungi fungsi otak. Bahkan mengembalikan fungsi otak bekerja kembali seperti ketika masih berusia muda. Folic Acid meremajakan fungsi Otak.

Periset Belanda telah mengkaji partisipan riset sebanyak 800 orang sehat berusia 50 sampai 75 tahun. Mereka mengkonsumsi 800 mikrogram folic acid setiap hari, dua kali lebih besar dari yang disarankan. Di AS, masyarakat disarankan mengkonsumsi folic acid sebesar 800 mikrogram untuk dua hari sekali. Separuh partisipan juga diberikan pil gula.

Setelah melewati masa tiga tahun, mereka yang mengkonsumsi folic acid menunjukkan angka yang lebih baik dan cepat ketika tes memori atau daya ingat meraka diuji. Bahkan, mereka mengalami peremajaan otak. Fungsi otak bekerja seperti ketika mereka berusia remaja.

“Ada pengaruh gaya hidup, pola makan, dan diet ketat yang dapat menjaga kesehatan otak. Kemungkinan besar juga akan mengurangi risiko perkembangan penyakit alzheimer,” kata Bill Fisher, CEO pada asosiasi alzheimer California Utara (Northern California Alzheimer’s Association).

Kandungan folic acid atau folate berlimpah di sayur mayur berdaun hijau, buah-buahan terutama jeruk, dan roti atau makanan bersumber gandum. Namun, folic acid juga dapat dikonsumsi dari suplemen. Banyak tersedia suplemen mengandung folic acid yang dijual bebas.

Namun, vitamin dari suplemen ini tidak memberi jaminan utuh pada pencegahan penyakit alzheimer. Satu fakta yang tidak dapat diganggu gugat adalah penyakit alzheimer sangat terkait dengan proses pertambahan usia. Jadi, jangan terlalu banyak berharap pada vitamin agar terhindar dari alzheimer.