Folic Acid Cegah Hipertensi
detikcom - Jakarta, Suplemen folic acid yang dipergunakan sebagai kontrasepsi, diperkirakan dapat mencegah hipertensi pada perempuan. Folic acid memberi dampak relaksasi pada seluruh saluran darah, demikian periset menyimpulkan.
Folic acid terbentuk secara alamiah dari substan jus jeruk dan zat hijau daun sayur mayur. Namun, hanya suplemen folic acid yang berkadar tinggi yang memberi efek relaksasi pada tekanan darah.
“Riset ini baru pertama kali dilakukan. Antara folate dan pencegahan tekanan darah tinggi memperlihatkan saling mempengaruhi,” kata John Forman, ahli kimia dan periset di RS Brigham and Women’s di Boston yang mengawali riset ini. “Namun, sembari menemukan perkembangan hasil riset, kami belum akan merekomendasikan sampai riset lanjutan dilakukan,” John Forman menambahkan.
Riset ini diterbitkan pada minggu ini di Journal of the American Medical Association berdasarkan data dari ribuan para medis yang mempunyai catatan kesehatan yang baik pada setahun terakhir.
Riset menemukan di antara 93.803 perempuan berusia 27-40 yang mengkomsumsi paling tidak 1.000 mikrogram folat per hari, pada makanan dan suplemen, mempunyai 46% risiko hipertensi dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi kurang dari 200 mikrogram per hari. Pada kelompok kedua yang diteliti, 62.260 perempuan berusia 43-70 yang mempunyai tingkat total folate mempunyai 18% pencegahan pada risiko hipertensi.
Sebelumnya, tidak ada riset tekanan darah tinggi yang dapat dipergunakan sebagai pembanding. Juga belum diketahui apakah suplemen ini dapat mencegah hipertensi pada lelaki.
Riset menemukan, responden perempuan yang tidak menggunakan suplemen folic acid, mendapat substan ini dari makanan yang dikonsumsi. Tingkat risiko mendapat tekanan darah tinggi pada kategori ini gagal ditemukan.
Suplemen Folic acid yang mengandung kurang dari 400 mikrogram per hari direkomendasikan untuk perempuan sebelum dan selama kehamilan untuk mencegah kerusakan syaraf yang mempengaruhi perkembangan janin seperti pembentukan otak dan tulang belakang yang menyebabkan kematian janin.
John Forman menyatakan substan mungkin membantu perempuan mengurangi risiko perkembangan tekanan darah tinggi karena saluran darah mengalami relaksasi dan menekan darah sampai pada tekanan terendah.
“Prospek folate memang potensial melindungi dan mencegah tekanan darah tinggi ditambah dengan pemberian vitamin yang keduanya siap dipakai dan aman melindungi,” tambah John Forman. “Langkah berikutnya riset ini adalah kontrol secara random dengan mencoba membandingkan perempuan yang mengkonsumsi folate dengan yang tidak”, katanya.(msh)
